Perang Uhud terjadi pada tahun tiga Hijriah, tepatnya di pertengahan bulan Syawwal antara kaum Muslimin yang dipimpin oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salllam dengan kaum kuffar Mekkah. Dalam peperangan menegakkan kalimatulhaq ini, banyak dari kalangan sababat Nabi Radhiyallahu anhum yang mendapatkan anugerah syahâdah. Menurut perhitungan ulama sirah, Ibnu Ishâq rahimahullah, tercatat 65 sahabat Rasulullah telah menemui syahid. 

Ubadah bin Al-Hashas - Sahabat Nabi yang Gugur dalam Perang Uhud
Komplek Pemakaman Syuhada Uhud – Madinah, Arab Saudi

Peperangan ini disulut oleh kaum musyrikin Mekkah yang ingin menuntaskan dendam kekalahan mereka atas kaum Muslimin di Perang Badr yang terjadi pada tahun sebelumnya. Adapun pada Perang Uhud ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala menakdirkan kekalahan bagi kaum Muslimin, setelah sebelumnya kemenangan sudah berada di depan mata.

Salah satu suhada uhud yang tercatat adalah seorang salah satu dari Sahabat Nabi Muhammad saw bernama Ubadah bin Al-Khasykhasy atau Ubadah bin Al-Hashas (wafat 3 H/ 625 H) (Arab:عبادة بن الخشخاش).

Ubadah bin Al-Khasykhasy berasal dari Kaum Anshar. Ia mengikuti pertempuran dalam membela Islam, seperti Pertempuran Badar dan gugur syahid dalam pertempuran Uhud. Ia dimakamkan bersama dengan An-Nu’man bin Malik dan Mujdzar bin Ziyad dalam satu liang lahat di Pemakaman Gunung Uhud, Madinah.

Untuk mengetahui sahabat lainnya yang gugur dalam perang Uhud silahkan kunjungi artikel : “70 Sahabat Rasulullah SAW yang Gugur Dalam Perang Uhud”