Dr. Zaidul Akbar adalah ketua Asosiasi Bekam Indonesia dan dokter herbal Indonesia. Zaidul Akbar yang awalnya seorang dokter umum kerap dipanggil ustad, sebab selain penampilannya yang islami, dia juga gemar “ceramah” gaya hidup sehat yang terinspirasi dari Nabi Muhammad SAW.

Bagi pengguna medsos, misal Instagram, akun milik dr Zaidul Akbar di @zaidulakbar mungkin sudah tidak asing. Di Instagram, akunnya memiliki 1,1 juta followers dengan 3.248 postingan. Tim detikcom sempat menemui dokter ini di salah satu masjid daerah Jatiasih, Kota Bekasi.

Dr. Zaidul Akbar

Makanan alami tanpa olahan yang selalu dia kenalkan kepada jamaah maupun pengikutnya di Instagram. Menurutnya, karena memang manusia diciptakan Allah, pastinya Allah membekali manusia dengan ciptaan-Nya pasti baik dan ditumbuhkan di atas tanah-Nya dan mendapat matahari-Nya.

Terapi bekam dan herbal yang dipelajarinya merubah seorang dr Zaidul Akbar yang semula dokter umum menjadi seorang dokter yang banyak memberi terapi secara islami.

Orang tua Zaidul Akbar memang menetap di Jakarta, namun rumah orang tua nya sendri berada di Sumatera Selatam tepat di Jalan Amangkurat, Kelurahan Tanjung Sari, Jambi Timur.

Pendidikan terakhir Dr Zaidul Akbar adalah dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK UNDIP). Pada angkatan tahun 1997 dan lulus tahun 2003.

Alih Profesi dari Dokter Umum ke Dokter ‘Islami’

Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Dr Zaidul Akbar bekerja di rumah sakit sebagai dokter umum. Kemudian selama empat tahun terakhir dirinya berkecimpung dalam terapi bekam dan herbal.

Setelah menguasai ilmu terapi bekam dan herbal, iapun lebih banyak mengisi seminar, ceramah, dan memberi terapi ke pasien dengan konsep pengobatan islam. Baginya, ketika jalan ini adalah jalur hidup dunia dan akhirat. Ia menemukan Allah di sini, maksudnya ia bisa berdakwah, bisa mengajak orang sehat, dan juga bisa mendapatkan penghasilan.

Kemudian ia banyak baca buku baik dari literatur barat maupun Arab, Indonesia dan negara lain. Hingga ia menyimpulkan bahwa saat ini dunia kesehatan justru lebih banyak dikuasai dan berkiblat barat.

Awal mula ia memilih untuk fokus pada pengobatan islami setelah ia mempelajari agama islam lebih mendalam lagi. Ternyata ia menemukan adanya  hal menarik dari dunia kesehatan islami yang harus digali.

Sebagai seorang dokter yang memang banyak mempelajari dunia kesehatan, dr Zaidul banyak belajar dari berbagai referensi akan pengobatan Islami. Sampai pada keyakinan bahwa Produk Allah lah obat yang paling baik bagi tubuh manusia. dr Zaidul juga bahkan menulis sebuah buku Jurus Sehat Rasulullah yang laris di pasaran.

Waktupun berlalu, akhirnya pria kelahiran 30 November 1977 ini menjadi ketua Asosiasi Bekam Indonesia. Dalam melakukan terapi bekamnya, Zainul Akbar tidak sembarangan membekam, praktiknya dilakukan sesuai dengan SOP yang ditentukan dan factor-faktor apa saja yang yang bisa mempengaruhi pengobatan bekamnya.

Setelah tidak lagi bekerja di rumah sakit umum dan mendalami pengobatan islami, dr Zaidul Akbar lebih sering mengisi seminar dan kajian yang digelar di berbagai lembaga. Hal yang selalu ia tegaskan adalah untuk menjadikan makanan tapi obat.

Selain memberi terapis bekam dan herbal, Dr. Zaidul Akbar juga mempunyai terapis pembetulan tulang belakang yang dikombinasikannya dengan refleksi, di luar negeri namanya kyropractic.

kyropractic yang dikombinasikan dengan refleksi sSejauh ini cukup baik untuk orang-orang yang tulang belakangnya bengkok, termasuk juga yang tidak punya keturunan. Menurut Dr. Zaidul Akbar  tetapi basicnya pembetulan tulang belakang itu dari sholat, jadi misalnya apabila orang ada gangguan tulang belakang, maka ia akan anjurkan memperbanyak sholat, memperbanyak rukuk dan memperbanyak sujud.

Sumber: